Data Utama & Statistik Buku Pelaut
Buku Pelaut Data & Statistik – Buku Pelaut merupakan dokumen penting bagi setiap awak kapal—baik di kapal niaga, kapal penumpang, maupun kapal perikanan. Di Indonesia, data tentang pelaut dan penggunaan Buku Pelaut semakin terbuka melalui portal data pemerintah. Artikel ini merangkum angka-kunci, tren serta hal-yang perlu diperhatikan berdasarkan data resmi.

Data Utama & Statistik
Beberapa data penting terkait penggunaan Buku Pelaut dan pelaut di Indonesia:
- Di portal resmi Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (DJPL)-Kementerian Perhubungan terdapat statistik: jumlah akun pelaut aktif sebesar 1.357.514 akun.
- Berdasarkan data internal publikasi “Informasea Edisi 03 2024”, di sebutkan bahwa hingga 30 April 2024 jumlah pelaut Indonesia mencapai 1.474.383 orang, terdiri dari 1.431.872 laki-laki (≈97,1 %) dan 42.511 perempuan (≈2,9 %).
- Dataset publik “Jumlah Pelaut Berdasarkan Jenis Kelamin di Indonesia” menunjukkan bahwa data tersebut terbuka di portal data.go.id.
- Dataset “Jumlah Sertifikat Keahlian Pelaut yang Di terbitkan” juga tersedia, menandakan bahwa selain Buku Pelaut, sertifikasi keahlian juga menjadi bagian dari pengelolaan pelaut.
Analisis Tren & Implikasi
Dari data-diatas dapat ditarik beberapa poin penting:
- Pertumbuhan & skala cukup besar
Dengan lebih dari 1,3 juta akun pelaut aktif dan sekitar 1,47 juta orang yang tercatat sebagai pelaut, sektor pelaut di Indonesia memiliki skala yang signifikan. Ini menunjukkan potensi besar baik untuk tenaga kerja maritim maupun bagi layanan terkait seperti pengurusan Buku Pelaut. - Ketimpangan gender cukup mencolok
Data menunjukkan pelaut perempuan masih sangat minoritas (~2,9 %). Ini membuka peluang serta tantangan bagi peningkatan partisipasi perempuan di sektor pelayaran dan kelautan. - Kebutuhan administratif & sertifikasi terus meningkat
Dengan ketersediaan data akun pelaut online dan sertifikasi keahlian yang di terbitkan, tampak bahwa proses pengelolaan pelaut semakin berbasis digital dan terstruktur. Hal ini juga berarti pemohon Buku Pelaut dan sertifikat keahlian harus siap memenuhi persyaratan yang makin formal dan ter-data. - Peluang untuk layanan pendukung
Karena banyaknya pelaut dan administratif yang terkait (akun pelaut, pengurusan Buku Pelaut, sertifikat, sistem online), ada ruang yang besar bagi jasa-pengurusan, pendampingan, dan edukasi yang berbasis transparan dan profesional.
Tantangan Berdasarkan Data
Meski data menunjukkan kemajuan, ada beberapa tantangan yang perlu di perhatikan:
- Data legal vs praktik: Terdapat kritik terhadap perbedaan antara jumlah pelaut yang terdata di DJPL dengan angka pelaut migran atau pekerja laut luar negeri yang tercatat oleh instansi lain. Sebagai contoh, salah satu laporan menyebut “jumlah total pelaut Indonesia yang terdata … sebanyak 1.552.025 pelaut” untuk tahun 2024.
- Keterbukaan dan perubahan regulasi: Karena sistem online dan data terbuka semakin banyak di gunakan, maka proses seperti pembuatan atau perpanjangan Buku Pelaut harus menyesuaikan dengan regulasi, sistem IT, dan persyaratan terbaru.
- Distribusi geografis & sektor yang berbeda: Data agregat nasional kadang menyembunyikan perbedaan antar daerah (pelabuhan besar vs kecil), antar jenis kapal (niaga vs perikanan) sehingga layanan pengurusan perlu mempertimbangkan kondisi lokal.
Ringkasan
- Lebih dari 1,3 juta akun pelaut aktif dan sekitar 1,47 juta pelaut tercatat di Indonesia hingga awal 2024.
- Pelaut perempuan masih sangat kecil porsinya (~2,9 %).
- Layanan administratif seperti pembuatan Buku Pelaut dan sertifikasi keahlian menjadi sangat penting dan makin terdigitalisasi.
- Ada peluang besar untuk layanan-pendukung profesional dalam pengurusan dokumen pelaut, tetapi juga tantangan terkait regulasi, distribusi dan sinkronisasi data.
Data dan statistik menunjukkan bahwa sektor pelaut di Indonesia adalah salah satu pilar penting dari industri maritim. Bagi Anda yang berkecimpung di layanan pengurusan Buku Pelaut, memahami angka-ini adalah modal untuk mengembangkan layanan yang tepat sasaran, cepat, resmi dan relevan dengan kebutuhan pelaut.
Di sinilah peran CV. Amanah Rukun Barokah sangat penting. Kami hadir untuk memberikan solusi yang tepat dan memudahkan pengurusan buku Pelaut kalian.
