Regulasi Internasional terhadap Seaman Book Indonesia


Apa Itu Seaman Book dan Mengapa Penting?

Seaman Book atau Buku Pelaut adalah dokumen identitas resmi bagi pelaut yang bekerja di kapal domestik maupun internasional. Dokumen ini berfungsi sebagai buku identitas kerja, catatan pengalaman berlayar, serta syarat utama untuk melakukan pelayaran lintas negara.
Karena pelaut Indonesia banyak bekerja pada perusahaan kapal asing, maka Seaman Book harus mengikuti standar internasional yang telah di tetapkan agar di akui secara global. Inilah sebabnya regulasi internasional sangat memengaruhi penerbitannya.

Regulasi Internasional terhadap Seaman Book Indonesia (1)

Dasar Regulasi Internasional: STCW dan ILO

Regulasi internasional utama yang menjadi rujukan bagi Seaman Book Indonesia adalah STCW (Standards of Training, Certification and Watchkeeping for Seafarers) yang di terbitkan oleh IMO (International Maritime Organization).
STCW mengatur kompetensi pelaut, sertifikasi, kualifikasi, hingga prosedur dokumentasi. Walau Seaman Book bukan sertifikat kompetensi, dokumen ini harus memenuhi standar identifikasi pelaut yang di tetapkan STCW.

Selain STCW, ada juga regulasi ILO Seafarers’ Identity Documents Convention (ILO SID Convention). Konvensi ini mengatur format dan keamanan dokumen identitas pelaut agar bisa di terima di negara manapun sebagai bukti resmi status pelaut.


Penerapan Regulasi Internasional dalam Seaman Book Indonesia

Indonesia melalui Kementerian Perhubungan menerapkan standar internasional tersebut dalam beberapa aspek berikut:

1. Format dan Keamanan Dokumen

Seaman Book Indonesia kini di lengkapi fitur keamanan seperti barcode, nomor unik, dan sistem verifikasi online. Hal ini mengikuti standar ILO agar dokumen lebih mudah di verifikasi secara global dan meminimalkan pemalsuan.

2. Integrasi dengan Sistem Digital Internasional

Dengan semakin ketatnya pemeriksaan identitas pelaut, Indonesia menyesuaikan sistem digital agar data pelaut mudah di cek oleh otoritas internasional. Proses ini mendukung transparansi dan mempercepat verifikasi di pelabuhan asing.

3. Validasi Kompetensi melalui Sertifikat Pendukung

Meskipun Seaman Book bukan sertifikat kompetensi, pelaut yang mengajukan dokumen ini harus memiliki sertifikat sesuai STCW. Artinya, Seaman Book hanya valid apabila pelaut telah memenuhi standar pelatihan internasional.


Dampak Regulasi Internasional bagi Pelaut Indonesia

Penerapan regulasi internasional membuat Seaman Book Indonesia di akui di seluruh dunia, sehingga membuka lebih banyak peluang kerja di kapal asing seperti tanker, bulk carrier, offshore, maupun kapal cruise.
Selain itu, dokumen yang mengikuti standar global memastikan pelaut Indonesia di anggap profesional, kompeten, dan memenuhi kualitas kerja internasional.

Di sinilah peran CV. Amanah Rukun Barokah sangat penting. Kami hadir untuk memberikan solusi yang tepat dan memudahkan pengurusan buku Pelaut kalian.

SC : https://dokumenpelaut.dephub.go.id/