Perubahan Aturan Seaman Book Tahun 2025
1. Latar Belakang Pembaruan Regulasi
Perubahan Aturan Seaman Book – Memasuki tahun 2025, berbagai otoritas maritim di dunia melakukan penyesuaian terhadap aturan Seaman Book atau Buku Pelaut. Pembaruan ini di lakukan untuk menjawab kebutuhan industri pelayaran yang semakin berkembang, terutama terkait aspek keamanan, kompetensi, dan integritas data pelaut. Digitalisasi dokumen, harmonisasi standar internasional, serta meningkatnya aktivitas maritim global menjadi pendorong utama lahirnya regulasi baru ini.
Seiring meningkatnya mobilitas tenaga kerja maritim lintas negara, aturan lama di nilai tidak lagi cukup untuk mengakomodasi standar keselamatan modern yang menuntut validasi data lebih akurat dan akses dokumen yang lebih mudah.

2. Digitalisasi dan Sistem Penerbitan Terpadu
Salah satu perubahan paling signifikan pada tahun 2025 adalah penerapan Seaman Book berbasis digital. Buku Pelaut kini tidak hanya berbentuk fisik, tetapi juga tersedia dalam format elektronik yang dapat di akses melalui portal resmi otoritas maritim.
Melalui versi digital ini, data pengalaman berlayar, sertifikat kompetensi, serta riwayat pelatihan pelaut tersimpan secara terintegrasi. Keuntungan lainnya meliputi:
- Proses pengecekan keaslian dokumen yang lebih cepat.
- Mengurangi risiko pemalsuan atau duplikasi tidak sah.
- Mempermudah pelaut dalam memperbarui data tanpa harus datang langsung ke kantor layanan.
Dengan sistem ini, perusahaan pelayaran pun dapat melakukan background check secara cepat sebelum merekrut awak kapal.
3. Persyaratan Baru Perpanjangan dan Penerbitan
Aturan tahun 2025 juga membawa perubahan pada persyaratan penerbitan dan perpanjangan Seaman Book. Beberapa penyesuaian umum yang di perkenalkan meliputi:
- Kewajiban memperbarui sertifikat keselamatan dasar sebelum proses perpanjangan.
- Penambahan pemeriksaan kesehatan yang lebih komprehensif untuk memastikan kesiapan bekerja di lingkungan laut.
- Verifikasi rekam jejak pelaut secara elektronik untuk memastikan tidak adanya pelanggaran berat selama periode tugas sebelumnya.
Pembaruan syarat ini di harapkan dapat meningkatkan profesionalitas awak kapal serta mengurangi risiko insiden di laut.
4. Dampak terhadap Pelaut dan Industri Pelayaran
Perubahan aturan Seaman Book tahun 2025 memberikan dampak positif bagi pelaut maupun industri. Pelaut kini memiliki akses dokumen yang lebih aman dan mudah, sementara perusahaan pelayaran mendapat kepastian mengenai validitas data kandidat.
Meskipun pada awalnya pelaut perlu beradaptasi dengan sistem digital, dalam jangka panjang aturan ini akan meningkatkan efisiensi proses administrasi dan memperkuat standar keselamatan maritim global.
Di sinilah peran CV. Amanah Rukun Barokah sangat penting. Kami hadir untuk memberikan solusi yang tepat dan memudahkan pengurusan buku Pelaut kalian.
