Bentuk Seaman Book untuk Pelaut Kapal Pesiar: Apa Bedanya?

Seaman Book atau Buku Pelaut merupakan dokumen wajib bagi siapa pun yang bekerja di atas kapal, termasuk pelaut kapal pesiar. Meski pada dasarnya sama, bentuk dan isi Seaman Book untuk pelaut kapal pesiar memiliki beberapa ciri khusus. Artikel ini akan menjelaskan perbedaan tersebut secara jelas.

Bentuk Seaman Book untuk Pelaut Kapal Pesiar Apa Bedanya (1)

1. Apa Itu Seaman Book dan Mengapa Penting?

Seaman Book adalah dokumen resmi yang di keluarkan pemerintah melalui KSOP atau Direktorat Jenderal Perhubungan Laut. Dokumen ini berisi identitas pelaut, catatan pelayaran, serta sertifikasi kompetensi. Bagi pelaut kapal pesiar, Seaman Book di gunakan sebagai bukti bahwa mereka memenuhi standar internasional dan layak bekerja di kapal yang beroperasi lintas negara.


2. Bentuk Fisik Seaman Book: Umumnya Sama, Namun Ada Detail Berbeda

Secara fisik, Seaman Book untuk pelaut kapal pesiar tidak berbeda jauh dari Seaman Book untuk pelaut niaga. Namun ada beberapa hal yang biasanya menjadi pembeda:

a. Warna dan Sampul

Sampulnya umumnya berbentuk buku kecil dengan warna biru tua atau merah marun, tergantung kebijakan negara penerbit. Untuk pelaut kapal pesiar, beberapa agensi atau perusahaan meminta versi terbaru agar sesuai standar internasional.

b. Halaman Identitas Lebih Detail

Pelaut kapal pesiar sering di minta mencantumkan detail jabatan spesifik, misalnya “Utility Steward”, “Cabin Attendant”, atau “Bar Server”, karena posisi di kapal pesiar lebih beragam di banding kapal niaga.

c. Terdapat Ruang Khusus untuk Catatan Kontrak Kapal Pesiar

Selain catatan pelayaran umum, Seaman Book pelaut kapal pesiar biasanya memuat ruang untuk mencatat durasi kontrak dan nama perusahaan cruise line.


3. Perbedaan Isi dan Fungsi untuk Pelaut Kapal Pesiar

a. Penekanan pada Sertifikat STCW

Pelaut kapal pesiar di wajibkan memiliki sertifikat seperti BST, Crowd & Crisis Management, dan Security Awareness. Seaman Book akan merangkum sertifikat tersebut agar memudahkan pemeriksaan di pelabuhan internasional.

b. Validasi untuk Cruise Line Internasional

Perusahaan kapal pesiar seperti Royal Caribbean, Carnival, atau MSC membutuhkan Seaman Book yang valid dan sesuai standar IMO. Karena itu, bentuk dan isi dokumen harus mengikuti regulasi terbaru.

c. Lebih Sering Di gunakan untuk Immigration Clearance

Pelaut kapal pesiar sering berpindah negara, sehingga Seaman Book menjadi dokumen penting saat pemeriksaan imigrasi, port clearance, atau crew change.


4. Jadi, Apa Kesimpulannya?

Bentuk Seaman Book untuk pelaut kapal pesiar pada dasarnya sama dengan pelaut lainnya, namun perbedaannya terletak pada detail jabatan, kelengkapan sertifikat, dan catatan kontrak yang lebih spesifik. Bagi calon pelaut kapal pesiar, memastikan Seaman Book sesuai standar cruise line sangat penting agar proses embarkasi dan pemeriksaan di pelabuhan berjalan lancar.

Di sinilah peran CV. Amanah Rukun Barokah sangat penting. Kami hadir untuk memberikan solusi yang tepat dan memudahkan pengurusan buku Pelaut kalian.

SC : https://dokumenpelaut.dephub.go.id/